Tolitoli — Semangat gotong royong terlihat kuat di pesisir Desa Nalu, Kecamatan Baolan, saat prajurit Kodim 1305/BT bersama masyarakat setempat melaksanakan penggalian lubang rangka tiang Jembatan Perintis Garuda, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini merupakan tahap awal yang krusial dalam pembangunan jembatan yang diharapkan mampu meningkatkan akses dan konektivitas antarwilayah di kawasan pesisir.
Sejak pagi, prajurit TNI dan warga tampak kompak bekerja di lokasi. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, linggis, dan sekop, mereka bahu-membahu menggali titik-titik lubang yang akan menjadi dasar penopang tiang jembatan. Meski dihadapkan pada kondisi tanah berpasir serta cuaca yang cukup terik, semangat kebersamaan tetap terjaga.
Penggalian lubang rangka tiang menjadi tahapan penting karena menentukan kekuatan dan kestabilan struktur jembatan. Oleh sebab itu, pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian agar sesuai dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan.
Keterlibatan prajurit Kodim 1305/BT di tengah masyarakat mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadiran TNI tidak hanya mempercepat proses pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan warga.
Masyarakat Desa Nalu pun menyambut pembangunan Jembatan Perintis Garuda dengan antusias. Jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta membuka peluang peningkatan ekonomi, khususnya di wilayah pesisir.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama proses pembangunan menciptakan suasana kerja yang harmonis dan penuh kekompakan.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Nalu diharapkan dapat selesai sesuai target dan menjadi sarana vital dalam mendukung kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tolitoli.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.