SITUBONDO – Personel Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) bersama Tim Kesehatan TNI mengasah kemampuan evakuasi medis melalui udara dalam latihan Medical Evacuation (Medevac) Hot & Cold pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya, Situbondo, Selasa (13/10/2026).

Latihan yang menggunakan helikopter Bell 412 tersebut melibatkan unsur TNI untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam mengevakuasi korban dari medan operasi menuju fasilitas kesehatan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Dalam simulasi, awak helikopter dan tim medis mempraktikkan dua prosedur evakuasi, yakni skenario hot saat mesin helikopter tetap menyala dan cold ketika mesin dalam keadaan mati. Kedua skenario ini menguji kesiapsiagaan personel serta koordinasi antara unsur penerbangan dan tenaga medis dalam menghadapi kondisi operasi yang berbeda.

Latihan Medevac menjadi bagian dari upaya TNI memastikan kesiapan dukungan kesehatan selama rangkaian Latgabma Keris Woomera 2026. Kemampuan evakuasi medis melalui udara dinilai penting untuk mempercepat penanganan korban sekaligus mendukung keselamatan prajurit di medan tugas.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan profesionalisme prajurit TNI dalam menghadapi berbagai skenario operasi. Dalam konteks latihan bersama Australia, kesiapan tersebut turut mendukung kerja sama pertahanan dan diplomasi militer antara kedua negara.