SITUBONDO – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Australian Defence Force (ADF) menggelar latihan patroli bergerak (move patrol) dan penghadangan (ambush) dalam Latihan Gabungan Bersama Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jumat (16/10/2026).
Latihan tersebut melibatkan prajurit Yonif 521/DY yang dipimpin Dantim Letda Inf Imanuel Lumingkewas dan personel ADF di bawah pimpinan Lt. Glare. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan taktis, kemampuan beradaptasi, serta kecepatan merespons ancaman di medan hutan pada tingkat regu.
Dalam skenario patroli bergerak, kedua pasukan melintasi wilayah latihan dengan formasi taktis terintegrasi. Mereka juga menyelaraskan prosedur operasi standar dan menguji koordinasi komunikasi untuk menghadapi potensi ancaman selama patroli.
Kemampuan kerja sama kembali diuji melalui simulasi penghadangan dan tindakan konsolidasi setelah penghadangan (post-ambush action). Latihan ini menjadi sarana bagi prajurit kedua negara untuk meningkatkan koordinasi dan interoperabilitas dalam pelaksanaan operasi taktis.
Selain meningkatkan profesionalisme dan kesiapan prajurit, Latgabma Keris Woomera 2026 juga menjadi bagian dari diplomasi militer Indonesia dan Australia. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat hubungan bilateral, membangun kepercayaan, serta mendukung stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik.
(Puspen TNI)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.