BUOL – Moh. Nasir Dj. Daimaroto menegaskan pentingnya digitalisasi dan penguatan pengawasan dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Teknis Pengelolaan PAD di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buol, Senin (25/5/2026).
Kegiatan itu turut didampingi Kepala Bapenda Lani Irawati Saleh dan dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pengelolaan PAD menjadi aspek penting dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Buol.
Menurutnya, pengelolaan PAD harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern melalui pemanfaatan data, inovasi, digitalisasi, serta pengawasan yang kuat agar potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan.
“Optimalisasi PAD harus dilakukan secara agresif melalui pemetaan ulang seluruh potensi pajak dan retribusi daerah yang belum tergarap maksimal. Kita tidak boleh hanya bergantung pada sumber-sumber pendapatan rutin, tetapi harus mampu menemukan potensi baru yang sah dan potensial,” ujar Wakil Bupati.
Dalam rapat tersebut juga dibahas langkah intensifikasi dan ekstensifikasi PAD melalui identifikasi potensi baru, penguatan sistem pengawasan, penyempurnaan regulasi pajak dan retribusi daerah, serta peningkatan koordinasi antar perangkat daerah.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong percepatan sosialisasi kepada masyarakat agar pengelolaan pajak dan retribusi daerah berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Wakil Bupati berharap seluruh perangkat daerah dapat menghadirkan inovasi dan solusi konkret dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepentingan masyarakat.
Melalui rapat kerja teknis tersebut, Pemerintah Kabupaten Buol menargetkan terbangunnya sinergi dan komitmen bersama dalam pengelolaan PAD yang berkelanjutan guna memperkuat pembangunan daerah di masa mendatang.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.