Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka Batam Open Marching Band Competition 3 (BOMBC 3) di Dataran Engku Putri Batam Centre, Sabtu (15/11/2025). Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya, baik dari segi konsep maupun cakupan peserta.
Amsakar mengatakan setiap pelaksanaan BOMBC harus menjadi ajang evaluasi sehingga penyelenggaraan dapat terus berkembang. “Setiap penyelenggaraan harus memberikan pembelajaran. Dari BOMBC pertama dan kedua, tentu ada evaluasi. Acara dapat dikemas lebih baik karena berkaitan dengan hiburan dan memiliki daya tarik bagi penonton,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar kompetisi marching band ini memperluas jangkauan peserta hingga skala nasional maupun internasional. “Namanya Batam Open Marching Band Competition, seharusnya jangkauannya lebih luas. Tahun ini baru diikuti peserta dari tujuh kabupaten/kota di Kepri, serta dari Sumut dan DKI Jakarta,” kata Amsakar.
Menurutnya, dengan cakupan lebih besar, BOMBC berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Batam, khususnya sektor pariwisata dan UMKM. Ia turut menyampaikan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas. “Meski harus berjuang keras, tetap tampilkan yang terbaik. Tidak akan lahir bibit unggul tanpa kompetisi yang baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Zulkarnain, menjelaskan bahwa BOMBC 3 digelar untuk menggali minat dan bakat atlet marching band, terutama di Batam. “Kegiatan berlangsung selama tiga hari, pada 15–17 November 2025 di Dataran Engku Putri. Tahun ini, sebanyak 94 peserta ambil bagian dari kabupaten/kota se-Kepri, serta dari DKI Jakarta dan Sumatera Utara,” ungkapnya.
Ajang ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kota Batam dengan PDBI Kota Batam, dengan total hadiah Rp148,5 juta serta piala dan piagam untuk para juara di setiap kategori.

