Batam – Polresta Barelang kembali memperkuat komunikasi humanis dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat yang digelar bersama warga Kecamatan Sagulung di Lantai II SP Bakery, Kelurahan Tembesi, Kota Batam, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan dipimpin Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M., mewakili Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H. Turut hadir jajaran Pejabat Utama Polresta Barelang, Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar, S.H., M.H., unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan RT/RW se-Kecamatan Sagulung.

Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Jumat Curhat menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi aktif antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran para pejabat utama Polresta Barelang di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendengar langsung berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.

Sementara itu, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus menyampaikan salam dari Kapolresta Barelang yang berhalangan hadir sekaligus menegaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program berkelanjutan Polri untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait situasi harkamtibmas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendengar langsung berbagai masukan dan keluhan masyarakat agar menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah persoalan menjadi perhatian masyarakat. Parlaugan Siregar selaku Presiden NATO meminta peningkatan pembinaan terhadap remaja yang kerap terlibat keributan. Menanggapi hal itu, Wakapolresta menjelaskan bahwa patroli rutin bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa terus dilakukan, termasuk penguatan Satkamling di lingkungan warga.

Ketua Germas Kepri Riki Susanto juga mengusulkan pembangunan pos keamanan di wilayah Sei Tamiang yang dinilai rawan aksi kriminalitas seperti begal. Selain itu, ia meminta dukungan pengamanan untuk kegiatan sunatan massal yang akan dilaksanakan pihaknya. Usulan tersebut mendapat respons positif dari kepolisian dan akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti.

Selain persoalan keamanan, warga turut menyampaikan aspirasi terkait kemacetan di Bundaran Tembesi, penanganan sampah di Sungai Pelunggut, edukasi kepolisian ke sekolah-sekolah, hingga usulan peningkatan status Polsek Sagulung. Menanggapi berbagai masukan itu, Polresta Barelang menegaskan komitmennya meningkatkan pelayanan melalui patroli rutin, penyuluhan ke sekolah, penguatan pengaturan lalu lintas, dan dukungan terhadap program kebersihan lingkungan.

AKBP Fadli Agus juga menyebut Kecamatan Sagulung menjadi salah satu wilayah andalan dalam program Satkamling tingkat Provinsi Kepulauan Riau, khususnya di Kelurahan Sungai Pelunggut. Ia berharap dukungan masyarakat agar program tersebut berjalan maksimal demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Sidokkes Polresta Barelang. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban.