Karo | Titahnews.com — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto turun langsung meninjau kondisi terkini Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026). Peninjauan dilakukan sehari setelah gunung tersebut mengalami erupsi.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan situasi pascaerupsi sekaligus memastikan kesiapan jajaran kepolisian dalam mendukung penanganan bencana serta memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Kapolda Sumut bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak dan sejumlah pejabat utama Polda Sumut tiba di Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, sekitar pukul 09.55 WIB.

Kedatangan rombongan disambut Forkopimda Kabupaten Karo serta Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra.

Di lokasi, Kapolda menerima paparan terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian untuk memahami kondisi terkini dan menentukan langkah yang diperlukan dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan mengatakan, kunjungan Kapolda merupakan bagian dari kesiapsiagaan Polri dalam memastikan kondisi pascaerupsi terus terpantau.

“Kapolda Sumut ingin memastikan secara langsung bagaimana kondisi Gunung Sinabung pascaerupsi dan kesiapan personel di lapangan dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat,” ujar Ferry.

Usai menerima paparan, Kapolda bersama rombongan naik ke lantai II Pos Pengamatan untuk melihat kondisi Gunung Sinabung secara langsung melalui perangkat pemantauan, termasuk seismometer dan teropong pemantau terestrial.

Dari Pos Pengamatan, rombongan kemudian bergerak menuju Simpang Tiga Kicat, Kecamatan Namanteran. Di lokasi tersebut, Kapolda meninjau Posko Siaga Bencana sekaligus mengecek kesiapan personel yang ditugaskan membantu masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bingkisan berupa paket Polri untuk masyarakat kepada personel yang bertugas di posko sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada anggota yang berada di garis depan pelayanan kebencanaan.

Ferry menegaskan, Polri bersama pemerintah daerah dan instansi terkait akan terus berkoordinasi untuk memonitor perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

“Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat. Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait, serta memastikan personel siap memberikan pelayanan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” katanya.

Kesiapan personel di lapangan diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan bencana sekaligus memastikan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung mendapatkan pelayanan dan perlindungan secara optimal.