Lampung – Suara dentuman mortir dan rentetan tembakan reaksi mewarnai pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (Latgabma SGS) 2026 Marfor di Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Selasa (1/9/2026).
Latihan tersebut diikuti delegasi dari negara-negara peserta dengan menguji kemampuan prajurit dalam mengoperasikan dan menembakkan mortir secara tepat, cepat, serta terukur. Selain itu, materi tembak reaksi turut dilaksanakan untuk mengasah kecepatan bertindak, ketepatan menembak, dan naluri tempur prajurit dalam menghadapi situasi taktis.
Tidak sekadar mengandalkan kemampuan individu, latihan juga menitikberatkan pada aspek komunikasi, koordinasi, dan kesamaan prosedur di antara unsur yang terlibat. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun interoperabilitas serta kesiapan pasukan dalam melaksanakan operasi gabungan multinasional.
Komandan Yonif 7 Marinir Letkol Mar Muhammad Kristian Widiantoro mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para prajurit untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat kerja sama dan interoperabilitas antara TNI dengan pasukan negara sahabat.
Melalui Latgabma SGS 2026, kemampuan teknis dan taktis prajurit terus diasah, sekaligus memperkuat sinergi antarnegara dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di kawasan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.