Lampung – TNI terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiagakan Tim Alpha di sejumlah wilayah Indonesia, Rabu (2/9/2026). Sebanyak 442 personel disiapkan untuk melaksanakan pemantauan, patroli titik api, hingga mendukung upaya pemadaman di daerah yang terdampak.

Kesiapan operasional Tim Alpha ditunjukkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Di Lampung, personel melaksanakan patroli udara menggunakan drone untuk memantau potensi titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas. Sementara itu, Tim Alpha di Kalimantan Barat melakukan patroli dan pemantauan titik api di wilayah Desa Tebang Kacang, Kabupaten Kubu Raya.

Di Pekanbaru, kesiapan personel diperkuat melalui pemeriksaan parasut serta uji fungsi mesin paramotor. Adapun Tim Alpha di Palembang melaksanakan latihan fast rope guna meningkatkan kemampuan personel dalam melaksanakan mobilisasi menuju lokasi yang membutuhkan penanganan cepat.

Kegiatan serupa dilakukan di Balikpapan dengan berkoordinasi bersama Lanud Dhomber sekaligus memeriksa kesiapan sarana fast rope. Di Palangkaraya, personel mendapatkan pengarahan terkait pelaksanaan tugas penanganan karhutla dan melakukan pengecekan perlengkapan fast rope.

Pengerahan Tim Alpha menjadi bagian dari langkah preventif dan responsif TNI dalam menghadapi potensi karhutla. Melalui kesiapan personel, peralatan, serta kemampuan mobilisasi di berbagai wilayah, TNI berkomitmen mendukung upaya penanggulangan karhutla secara cepat dan terpadu.