Betung, Pali. – Panen raya perdana ketahanan pangan, Desa Betung Barat kecamatan Abab, kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendapat perhatian dan aspirasi bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI ) Drs, Ir, H. Heri Amalindo, MM, Senin 25 Maret 2024

Dalam panen raya tampak hadir, bupati Pali Drs, Ir, H. Heri Amalindo MM, Plt, Ka, Katapang Novita, Ka, Dinas Pertanian Joni, Plt, kasat Pol, PP. Syahrul Darman, Ka, DPMD Edy Irwan SE, M,Si. Kapolsek Penukal Abab Iptu Arzuan, SH, Camat Abab, Ibran Rozulik, Sekcam Abab Rustam Effendi, Kepala Desa Betung Barat Rozali A,M,d. dan jajarannya.

“Bupati PALI Dr. Ir. H. Heri Amalindo M.M, saat diwawancarai mengenai hasil panen perdana ketahanan pangan di desa Betung Barat kecamatan Abab kabupaten Pali ini, mengatakan hasilnya cukup bagus, selain padi ada juga tanaman lainnya seperti tanaman kacang, dan sayuran, lahannya yang cukup luas 43 hektar ini, awalnya adalah lahan tidur, lalu di kelola mengunakan dana desa sebesar 20 Persen yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) untuk ketahanan pangan di daerah kita, kami sangat mengaspirasikan usaha ketahanan pangan di desa Betung Barat ini, “Ucapnya.

“Kunjungan bupati Pali Heri Amalindo, dilanjutkan melihat distinasi wisata, di Desa Betung Selatan, ke tempat liburan wisata pemandian Sungai Biru, yang lagi viral, mengatakan objek wisata sungai biru ini, perlu bantuan penanganan khusus dari pihak pemerintah, untuk menambah daya tarik para wisata pengunjung, seperti pembangunan tembok, pembangunan tangga-tangga pemandian dan yang lainnya, nantinya kami akan mengudang orang dari Dinas PU, untuk melakukan survey apa yang nantinya di perlukan disini, sehingga masyarakat di Betung disini bisa mendapatkan penghasilan dari objek wisata sungai biru ini, “katanya

“Rozali, A.M,d. kepala Desa Betung Barat saat di wawancarai menjelaskan, bahwa kegiatan panen perdana ketahanan pangan tahun 2023 dan dilaksanakan di tahun 2024 tersebut di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Betung Barat, untuk kelompok tani dengan lahan luasnya 43 hektar yang baru di buka 7 hektar.

“Lanjutnya panen perdana ketahanan pangan di Desa Betung Barat ini di kelola oleh (BUMDES) untuk kelompok tani, dengan lahan Desa luasnya 43 hektar, tapi yang di kelola untuk ketahanan pangan ini baru di buka seluas 7 hektar, yang di tanamkan padi seluas 3 hektar, dan sayuran, kacang itu lebih kurang seluas 4 hektar.”Ungkapnya Rozali, A.Md

“Masi kata Kepala Desa Betung Barat, bahwa lahan yang di kelola ini awalnya adalah lahan tidur, yang belum ada kepemilikan tanah yang sah, Lalu diadakan rembuk dengan warga untuk diserahkan ke desa untuk dikelola Pemerintah Desa Betung, (PEMDES) dan di tahun 2024 dengan memperoleh program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) perdana di tahun 2024 ini, lahan seluas 43 hektar suda kita sertifikan, tidak ada lagi keraguan lagi bahwa ini memang tanah milik desa, yang memang betul betul lahan desa, ‘kegiatan panen perdana hari ini, seluruh unsur yang terkait datang dalam kegiatan kita ini, dan melihat bahwa ada potensi, yang perlu dikembangkan sebagai salah satu cara untuk menyukseskan kegiatan ketahanan pangan, “Ungkapnya

(Laporan Rado, L)