PALI – Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk mendorong peningkatan profesionalisme insan pers.
Ketua DPC PWRI PALI, Syamsudin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten PALI di bawah kepemimpinan Asgianto dan Iwan Tuaji yang dinilai terbuka terhadap kerja-kerja jurnalistik.
Menurutnya, sejak awal masa jabatan, kepala daerah tersebut telah menghadapi berbagai dinamika pemberitaan, termasuk isu-isu negatif yang tidak seluruhnya berkaitan langsung dengan kebijakan mereka. Namun demikian, pemerintah daerah tetap menunjukkan sikap kooperatif terhadap media.
Ia menegaskan, hingga kini tidak terdapat laporan mengenai perlakuan diskriminatif terhadap wartawan maupun perusahaan pers di wilayah tersebut. Hal ini menjadi indikator positif dalam menjaga kebebasan pers di daerah.
Syamsudin juga menilai keterbukaan informasi tidak hanya datang dari pihak eksekutif, tetapi juga didukung oleh lembaga legislatif dan yudikatif yang cukup responsif dalam memberikan informasi kepada media.
Selain itu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI dinilai aktif memberikan klarifikasi terhadap berbagai pemberitaan, sehingga membantu menjaga akurasi informasi yang beredar di masyarakat.
Dalam peringatan ini, PWRI mengajak seluruh insan pers di PALI untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme dan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
“Pers harus tetap kritis, namun juga bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Syamsudin.
Ia menambahkan, sinergi yang baik antara pemerintah dan media perlu terus dijaga guna mendukung transparansi serta mendorong pembangunan daerah yang lebih baik.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.