Timika – Tangis haru mewarnai peresmian Gedung Sekolah Minggu GPI Getsemani di Timika, Rabu (1/7/2026). Bagi anak-anak Papua, bangunan tersebut bukan sekadar tempat belajar dan beribadah, tetapi menjadi jawaban atas doa yang telah lama mereka panjatkan.

Selama bertahun-tahun, keterbatasan fasilitas membuat kegiatan Sekolah Minggu dilaksanakan di teras gereja, bahkan di teras rumah pendeta. Kondisi itu kerap menyulitkan, terutama saat hujan turun yang menyebabkan kegiatan ibadah terganggu.

Harapan memiliki gedung permanen akhirnya terwujud berkat dukungan Satgas Teritorial Koops TNI Habema. Pembangunan diawali melalui musyawarah bersama pengurus gereja, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan gedung di lahan kosong yang berada di samping GPI Getsemani.

Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh prajurit Satgas Teritorial Koops TNI Habema bersama jemaat dan pengurus gereja, mulai dari peletakan batu pertama hingga bangunan selesai.

Gedung Sekolah Minggu tersebut diresmikan langsung oleh Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, yang disambut antusias masyarakat serta anak-anak melalui tarian adat Papua. Dalam kesempatan itu, Pangkoops juga menyerahkan bantuan berupa satu unit keyboard untuk mendukung kegiatan ibadah dan pembelajaran di Sekolah Minggu.

Pendeta GPI Getsemani, Pdt. Yohana Picaulima, S.Th., mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya gedung tersebut.

“Selama ini anak-anak kami beribadah dalam keterbatasan. Hari ini Tuhan menjawab doa kami melalui kepedulian Koops TNI Habema. Terima kasih atas kasih dan perhatian yang diberikan. Kini anak-anak memiliki tempat yang nyaman untuk belajar dan bertumbuh dalam iman,” ujarnya.

Sementara itu, Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P., mengatakan pembangunan Gedung Sekolah Minggu GPI Getsemani merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema dalam mendukung percepatan pembangunan di Papua, khususnya melalui peningkatan mutu pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.

“Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi anak-anak Papua,” katanya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta peninjauan gedung bersama pengurus gereja dan masyarakat. Kehadiran gedung permanen tersebut diharapkan menjadi sarana yang nyaman bagi anak-anak Papua untuk belajar, beribadah, dan membangun karakter sebagai generasi penerus menuju Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

(Sumber: Koops TNI Habema)