Batam – Polsek Batu Ampar terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan melakukan monitoring intensif pendistribusian air bersih bagi warga terdampak gangguan suplai. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Sengkuang dan Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Jumat (20/03/2026).
Monitoring pada hari ke-57 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, S.I.K., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolsek Batu Ampar Iptu Andria, SH., MH., Piket Pawas Ipda Jimmy Aritonang, SH., para Bhabinkamtibmas, personel Piket Batara Biru Ampar, serta Piket IK Polsek Batu Ampar.
Kegiatan ini bertujuan memastikan distribusi air bersih berjalan optimal, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kehadiran personel Polri juga memberikan rasa aman serta membantu kelancaran proses pendistribusian di lapangan.
Pendistribusian dilakukan menggunakan mobil tangki air yang disalurkan langsung ke titik-titik kebutuhan warga di masing-masing RW. Petugas juga aktif berkoordinasi dengan perangkat kelurahan guna memastikan distribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Di Kelurahan Tanjung Sengkuang, total air bersih yang didistribusikan mencapai 184 water tank (WT) yang tersebar di sejumlah RW, di antaranya RW 01 sebanyak 22 WT, RW 02 sebanyak 14 WT, RW 03 sebanyak 15 WT, RW 04 sebanyak 26 WT, RW 05 sebanyak 5 WT, RW 08 sebanyak 18 WT, RW 10 sebanyak 13 WT, RW 11 sebanyak 14 WT, RW 12 sebanyak 24 WT, RW 13 sebanyak 13 WT, serta RW 17 sebanyak 20 WT.
Sementara itu, di Kelurahan Batu Merah, pendistribusian tercatat sebanyak 40 WT yang disalurkan ke RW 01 sebanyak 6 WT, RW 03 sebanyak 6 WT, RW 06 sebanyak 10 WT, RW 08 sebanyak 10 WT, RW 07 sebanyak 5 WT, dan RW 04 sebanyak 3 WT.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Personel Polsek Batu Ampar juga aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk memastikan bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya serta menampung aspirasi warga terkait kebutuhan air bersih.
Polsek Batu Ampar menegaskan akan terus melakukan monitoring dan pengamanan hingga kondisi suplai air kembali normal. Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban serta segera melaporkan jika membutuhkan bantuan melalui layanan Kepolisian 110 yang tersedia gratis selama 24 jam.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.