Anambas – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Riau menggelar diskusi publik secara daring bertema “Maraknya Kejahatan terhadap Fasilitas Umum” pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini diikuti jajaran Polres Kepulauan Anambas bersama unsur pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, akademisi, dan masyarakat.
Di Polres Kepulauan Anambas, kegiatan dihadiri Bupati Kepulauan Anambas Aneng, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol Shallahuddin, S.H., para pejabat utama Polres, perwakilan Lanal Tarempa, Koramil 02 Tarempa, Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas, serta personel Polres.
Diskusi dipimpin Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H. dengan fokus membahas meningkatnya tindak kejahatan terhadap fasilitas umum yang berdampak pada keselamatan masyarakat, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.
Dalam paparannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa pencurian fasilitas umum seperti penutup drainase, pagar pengaman jalan, kabel, dan sarana publik lainnya tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele karena dapat membahayakan masyarakat serta mengganggu aktivitas publik.
“Menjaga fasilitas umum bukan hanya tugas pemerintah atau kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama. Ketika fasilitas publik rusak atau hilang akibat kejahatan, masyarakatlah yang paling merasakan dampaknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga aset publik yang dibangun untuk kepentingan bersama.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan lingkungan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun demi kepentingan bersama. Kepedulian sekecil apa pun akan memberikan manfaat besar bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Melalui diskusi publik ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap keberadaan fasilitas umum sebagai aset bersama yang harus dijaga demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. (***)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.