Batam – Titahnews.com | Muhammad Arfah resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kota Batam untuk periode 2026–2031. Penunjukan tersebut merupakan hasil rekomendasi Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kota Batam yang digelar pada 18 April 2026 dan telah diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
Kepemimpinan Arfah dinilai menjadi langkah awal konsolidasi partai dalam menghadapi Pemilu 2029. Dengan pengalaman panjang di dunia organisasi dan politik, ia diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi PPP Batam. Sebelumnya, Arfah pernah menjabat Ketua PAC PPP Batu Ampar, Ketua PAC Gerindra Batu Ampar, hingga Ketua DPC Partai Garuda Kota Batam. Selain aktif di politik, ia juga dikenal sebagai Ketua Asosiasi Scaffolding dan praktisi sektor oil and gas di Kepulauan Riau.
Dalam keterangannya, Arfah menargetkan PPP Batam mampu meraih minimal tiga kursi di DPRD Kota Batam pada Pemilu 2029. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai melalui kerja sama seluruh kader partai.
Arfah juga menekankan pentingnya perpaduan antara pengalaman tokoh senior dan semangat generasi muda dalam kepengurusan partai. Menurutnya, kepengurusan PPP Batam saat ini banyak diisi kader baru yang diharapkan mampu membawa energi segar.
Sebagai langkah awal kepemimpinannya, ia memprioritaskan pembentukan struktur partai hingga tingkat kecamatan. Dalam tiga bulan ke depan, seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) di 12 kecamatan Kota Batam ditargetkan sudah terbentuk dan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan seluruh pengurus aktif bekerja.
Selain konsolidasi internal, PPP Batam juga bersiap menghadapi proses verifikasi administrasi dan faktual menjelang Pemilu yang dinilai cukup menantang. Saat ini, kepengurusan DPC PPP Batam tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP PPP setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap.
Arfah pun mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas demi meningkatkan perolehan kursi PPP di DPRD Kota Batam pada Pemilu 2029 mendatang.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.