TOLITOLI – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Tudang Sipulung Majelis Subuh Berkah dan Sedekah Jumat Berkah yang digelar Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Tolitoli bersama Komunitas Literasi Kerukunan Sulawesi Selatan, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan perdana tersebut berlangsung di Sekretariat dan Rumah Singgah BPD KKSS Tolitoli, Jalan W.R. Supratman, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, mulai pukul 05.30 WITA.

Mengangkat tema tentang keutamaan majelis ilmu, sedekah, dan silaturahmi, acara diisi tausiyah agama oleh K.H. Muhammad Bahri, S.Ag. Kehadiran peserta dari berbagai kalangan membuat kegiatan berlangsung semarak namun tetap khusyuk.

Ketua BPD KKSS Kabupaten Tolitoli, Andi Achmad Syarif, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kekuatan sebuah komunitas tidak hanya lahir dari organisasi, tetapi juga dari budaya saling peduli, berbagi, dan menjaga hubungan baik antarwarga.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menghadirkan ruang silaturahmi sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan persaudaraan,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Abdul Rachman Gazali, M.Tr.Opsla., Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tolitoli H. Muhammadong, S.Ag., M.Pd., pengurus KKSS, tokoh masyarakat, hingga perwakilan sejumlah paguyuban etnis di Kabupaten Tolitoli.

Beberapa komunitas yang hadir antara lain Kerukunan Keluarga Margo Rukun Jawa Sulawesi, Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat, serta Lamahu Gorontalo.

Dalam tausiyahnya, K.H. Muhammad Bahri menyampaikan bahwa menghadiri majelis ilmu memiliki banyak keutamaan, termasuk menambah pemahaman agama dan memperkuat keimanan.

Ia juga mengingatkan pentingnya sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang dapat menghadirkan keberkahan hidup. Selain itu, silaturahmi disebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang majemuk.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi dialog dibuka. Sejumlah peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, BPD KKSS Tolitoli berharap semangat persatuan antar etnis dan kerukunan masyarakat dapat terus terjaga sekaligus menjadi contoh positif dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di daerah.

Kegiatan ditutup sekitar pukul 08.30 WITA dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban.