Batam – Polresta Barelang bersama Polsek jajaran melaksanakan pengamanan maksimal selama pelaksanaan Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam di Alun-alun Engku Putri, Batam Center, Sabtu (4/7/2026) malam. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya internasional berjalan tertib, lancar, dan kondusif.
Pengamanan dipimpin Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, S.H., M.H., dengan pelaksanaan di lapangan dikoordinasikan Padal Pengamanan Iptu Rahmat S., S.H., M.H. Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan sebagai bentuk pengecekan kekuatan personel, pembagian tugas, serta penyampaian arahan terkait pola pengamanan terbuka maupun tertutup.
Apel kesiapan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 19.20 WIB dalam situasi aman dan kondusif.
Kenduri Seni Melayu 2026 menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dari dalam maupun luar negeri. Acara diawali dengan hiburan musik, kemudian dilanjutkan penampilan delegasi seni dari berbagai daerah di Indonesia serta negara sahabat seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Beragam sanggar seni menampilkan kekayaan budaya Melayu melalui tarian, musik, hingga pertunjukan tradisional yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polresta Barelang memfokuskan pengawasan pada pengaturan arus pengunjung, pengamanan panggung utama, patroli di sekitar lokasi kegiatan, serta antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman tanpa mengganggu kenyamanan peserta dan pengunjung.
Kenduri Seni Melayu 2026 merupakan agenda budaya tahunan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026. Tahun ini, kegiatan melibatkan sekitar 300 penampilan seni budaya dari berbagai provinsi di Indonesia serta delegasi dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Kehadiran para delegasi tersebut semakin memperkuat posisi Kota Batam sebagai salah satu pusat pertukaran budaya Melayu di kawasan Asia Tenggara.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 23.10 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bukti komitmen Polresta Barelang dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya agenda kebudayaan yang menjadi kebanggaan Kota Batam.
Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan Layanan Polisi 110 yang siap memberikan pelayanan cepat, mudah, gratis, dan siaga selama 24 jam.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.