Batam — Aparat Polsek Bengkong Polresta Barelang bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait keributan yang melibatkan pihak debt collector dan warga di kawasan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kamis (7/5/2026).
Informasi tersebut diterima melalui layanan darurat Call Center 110 sekitar pukul 15.49 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, personel patroli dan unit Opsnal langsung menuju lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba, S.H. mengatakan, langkah cepat dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.
Petugas yang turun ke lapangan terdiri dari Aipda Maliki dan Bripka Ibnu dari unit patroli, serta Aipda Sitompul bersama Brigadir M. Iqbal dari unit Opsnal Polsek Bengkong.
Keributan diketahui terjadi di kawasan Bengkong Baru Blok F3 Nomor 78, Kelurahan Bengkong Indah. Perselisihan dipicu persoalan utang piutang yang melibatkan debt collector dengan salah seorang warga setempat.
Sesampainya di lokasi, personel kepolisian segera melakukan pengamanan dan mempertemukan kedua belah pihak untuk meredam ketegangan. Pendekatan persuasif dilakukan agar situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.
Karena belum ditemukan penyelesaian di tempat kejadian, kedua pihak kemudian dibawa ke Mapolsek Bengkong untuk menjalani mediasi lebih lanjut melalui Unit Reskrim.
Dalam kejadian tersebut tidak ditemukan adanya korban maupun kerusakan materiil. Kondisi lingkungan sekitar juga kembali kondusif setelah petugas melakukan penanganan.
AKP Tigor menambahkan, layanan Call Center 110 menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai potensi gangguan kamtibmas secara cepat.
“Polri akan terus hadir memberikan pelayanan dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan layanan 110 yang tersedia selama 24 jam secara gratis apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.