LAMPUNG TIMUR – TNI memperkuat pengawasan kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Deteksi dini dilakukan melalui patroli udara menggunakan drone thermal dan paralayang secara berkala, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan Kodam XXI/Radin Inten bersama Tim Alpha TNI untuk memantau kawasan yang memiliki potensi kerawanan kebakaran. Teknologi drone thermal dimanfaatkan untuk mendeteksi anomali panas atau indikasi titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

Kapendam XXI/Radin Inten Letkol Inf Ranoviandy Chairul, S.Sos., M.M., M.Han., mengatakan patroli udara menjadi bagian dari strategi pencegahan agar potensi karhutla dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Menurutnya, pengawasan dilakukan bukan hanya saat kebakaran terjadi, tetapi juga dengan mengantisipasi munculnya api sejak indikasi awal terdeteksi.

Penguatan patroli tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), yang meminta pengawasan kawasan TNWK terus ditingkatkan.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen TNI dalam menjaga kawasan konservasi dari ancaman karhutla yang dapat merusak ekosistem serta mengganggu habitat berbagai satwa di Taman Nasional Way Kambas.

Dengan patroli udara yang dilakukan secara berkelanjutan dan dukungan teknologi deteksi panas, TNI berupaya memastikan setiap potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.