Medan | Titahnews.com —
Keluarga besar Persaudaraan Anak Seto (PAS) Kota Medan memperingati Milad ke-4 di RH Kupi, Jalan Panglima Denai, Medan, Minggu (20/9/2026). Puluhan anggota dari berbagai penjuru Kota Medan dan sekitarnya hadir dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban.
Persaudaraan Anak Seto (PAS) Kota Medan merupakan komunitas persaudaraan masyarakat yang memiliki ikatan dengan kawasan Jalan Seto atau yang dahulu dikenal sebagai Gang Seto, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dibuka Sekretaris PAS Kota Medan, Ir. Syafaruddin Sikumbang. Dalam sambutannya, Syafaruddin menyapa Dewan Penasehat, pengurus, Srikandi PAS hingga seluruh anggota yang hadir, yang didominasi kaum ibu.
“Milad PAS ini adalah kegiatan rutin tahunan kita yang menjadi ajang introspeksi diri untuk kemajuan organisasi. Ke depannya, mari kita buktikan bahwa kita tetap semangat menjaga motto organisasi kita: persaudaraan, silaturahim dan kekompakan,” ujar Syafaruddin.
Pembukaan kemudian dilanjutkan dengan doa yang disampaikan Ustadz PAS, Ramadius, S.Ag.
Dalam doanya, Ramadius turut mendoakan Ketua PAS Kota Medan, Saiful Juhri Panyalai, yang dijadwalkan melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Mekkah pada 26 September 2026.
“Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan rahmat untuk seluruh keluarga besar PAS. Terkhusus kita doakan Ketua kita Syaiful Juhri Panyalai yang Insya Allah akan melaksanakan umrah ke Tanah Suci Mekkah pada tanggal 26 September ini. Semoga sehat pergi dan pulangnya, dimudahkan dalam melaksanakan rukun-rukun umrahnya,” ujar Ramadius.
Ia juga berharap Saiful Juhri nantinya dapat mendoakan seluruh keluarga besar PAS agar diberikan kesempatan da kon rezeki untuk beribadah ke Baitullah.
Sementara itu, Ketua PAS Kota Medan, Saiful Juhri Panyalai, mengajak seluruh keluarga besar PAS menjadikan Milad ke-4 sebagai momentum memperkuat silaturahmi, kebersamaan dan rasa syukur kepada Allah SWT serta memperbanyak shalawat kepada Rasulullah Muhammad SAW.
Saiful mengingatkan bahwa PAS Kota Medan berdiri pada 21 Agustus 2022 di Cafe Sarah, Jalan Bromo, Medan. Organisasi tersebut lahir dari pertemuan dan silaturahmi sejumlah warga yang memiliki ikatan dengan kawasan Gang Seto.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Penasehat, pengurus dan seluruh anggota yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan PAS, termasuk dalam menyukseskan pelaksanaan Milad ke-4.
“Selama empat tahun memimpin PAS, tentu ada kekurangan dan kesalahan kami sebagai pengurus. Saya sebagai manusia biasa. Karena itu, saya memohon maaf kepada seluruh anggota dan keluarga besar PAS. Semoga PAS semakin kompak, semakin kuat dan selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT,” katanya.
Dewan Penasehat PAS, Herman Koto, mengingatkan agar semangat kebersamaan tidak berhenti pada perayaan Milad. Menurutnya, kekompakan harus diwujudkan melalui kehadiran dan keterlibatan anggota dalam berbagai kegiatan organisasi.
“Milad ke-4 ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kembali persaudaraan. Jangan hanya ramai ketika ulang tahun, tetapi ketika pengajian bulanan justru hanya beberapa orang yang hadir, seperti Ketua, Sekretaris dan beberapa orang anggota. Ini yang harus kita ubah bersama,” tegas Herman.
Herman juga menegaskan bahwa PAS bukan hanya perkumpulan orang Minang, melainkan wadah persaudaraan yang terbuka bagi berbagai suku dan latar belakang.
“Selama pernah tinggal, berkecimpung atau memiliki hubungan dengan Gang Seto, dia tetap bagian dari keluarga besar Anak Seto. Karena itu, jangan mudah menghilang hanya karena merasa kurang diperhatikan. Hak dan kewajiban harus berjalan seimbang,” ujarnya.
Menurut Herman, keberadaan PAS harus menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi warga yang kini telah berpencar ke berbagai daerah.
“Walaupun sudah berpencar ke Belawan, Tembung, Jakarta, Jambi, Malaysia dan daerah lainnya, kita tetap satu keluarga. Jangan sampai hubungan ini hilang dan timbul. Mari kita jaga PAS sebagai rumah bersama,” katanya.
Dewan Penasehat PAS lainnya, Kamaludin Tanjung, mengajak seluruh anggota memperkuat semangat persatuan melalui semboyan “PAS! KOMPAK!”
“Saya ingin PAS memiliki semangat dan yel-yel yang menjadi penyemangat kita bersama. Kalau saya katakan PAS, jawabannya KOMPAK! PAS! KOMPAK! PAS! KOMPAK!” serunya.
Kamaludin menegaskan bahwa kekompakan tidak boleh berhenti sebagai slogan. Semangat tersebut, katanya, harus diwujudkan melalui kegiatan nyata, terutama pengajian dan kegiatan sosial.
“Saya bangga kepada Ketua, Sekretaris, pengurus dan seluruh anggota PAS. Ini adalah acara kita, dari kita dan untuk kita. Karena itu, mari kita berkolaborasi dan mengajak seluruh warga sepanjang Jalan Seto dari Seto depan sampai Ujung untuk bergabung,” katanya.
Ia juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan terhadap kegiatan pengajian maupun berbagai kegiatan positif lainnya yang dilaksanakan PAS.
Dewan Penasehat PAS lainnya, Suhardiono, turut menegaskan bahwa semboyan “PAS! KOMPAK!” harus menjadi semangat bersama.
“Milad ke-4 PAS menjadi momentum untuk semakin memperkuat keluarga besar kita. Saya berharap seluruh Bapak dan Ibu yang tergabung dalam PAS benar-benar menjaga keguyuban dan kekompakan,” ujarnya.
“Jangan hanya datang ketika ada keluarga yang meninggal atau ketika ada pesta. Silaturahmi harus kita jaga dalam setiap keadaan. Kita harus saling mengunjungi, saling memperhatikan dan saling membantu, sehingga rasa persaudaraan di antara keluarga besar PAS semakin kuat,” katanya.
Milad ke-4 PAS Kota Medan juga dimeriahkan dengan pemotongan kue ulang tahun serta pembagian hadiah doorprize kepada para anggota.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan dan foto bersama Dewan Penasehat PAS, pengurus, Srikandi PAS serta puluhan anggota yang hadir.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.