PALI, Sumsel – Kapolres PALI AKBP Khoiru Nasrudin SIK MH,S melakukan monitoring situasi banjir di pinggir sungai Lematang 10 Desa yang terdampak. Dalam kunjungannya Kapolres di dampingi PJU Polres Pali, Camat Tanah Abang Edy Irwan SE. M.Si, Kepala Puskesmas Tanah Abang Dr. Almutazirin, M.Kes, Kabid Penangulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Kab. Pali Kartika Sari, S. Kom, Kepala Desa Curup, M.Tisar beserta Perangkat Desa, dan Kapolsek Tanah Abang jajaran.
Kapolres Pali mengunjungi warga yang terdampak mengunakan perahu karet milik BPBD Kabupaten Pali, hal ini untuk memastikan situasi pasca banjir dan bertemu langsung masyarakat yang menjadi korban banjir. Senin 13/03/2023.

Adapun desa yang terdampak banjir adalah Desa Bumi Ayu, Desa Tanah Abang Selatan, Desa Tanah Abang Utara, Desa Muara Sungai, Desa Curup, Desa Sukaraja, Desa Sedupi, Desa Tanjung Dalam, Desa Pandan, Desa Modong. Hasil pantauan banjir sungai Lematang semakin tinggi, kedalaman air bervariasi berkisar 30 Cm s/d 50 Cm.
“Akibat kejadian tersebut masyarakat di sepuluh Desa yang kena dampak banjir mengalami kerugian di sektor pertanian dan perokonomian. Namun luapan sungai Lematang karena intensitas curah hujan yang tinggi belum ada memakan korban jiwa,” ujar Kapolsek Tanah Abang.
Polsek Tanah Abang AKP Zaldi, SH., MSi, mengatakan, “porsonil Polsek Tanah Abang selalu melakukan patroli selama 24 jam. Saat patroli juga di berikan himbauan langsung kepada masyarakat khususnya masyarakat yang terdampak banjir agar terus waspada dan berhati hati dikarenakan luapan air sungai Lematang semakin tinggi diakibatkan intensitas curah hujan yang tidak menentu,” himbaunya.
Lanjutnya, “Unit Intelkam Polsek Tanah Abang terus melaksanakan Deteksi dini dan antisipasi terkait bencana alam yang terjadi diwilayah wilayah Kec. Tanah Abang Kab. Pali guna antisipasi hal-hal terburuk yang akan terjadi sehingga terciptanya situasi aman dan kondusif,” Pungkas Zaldi. (Rado.L)

