KEEROM – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi, S.Sos., M.M., mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan serta menjaga keamanan Kabupaten Keerom.
Pesan tersebut disampaikan saat Danrem menggelar tatap muka bersama sekitar 75 tokoh masyarakat di Mayonif TP 815/WGT, Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, Kamis (27/8/2026).
Mengusung tema “Keerom Menjadi Rumah Kita Bersama”, Danrem menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi, mengingat Keerom merupakan wilayah perbatasan RI–PNG yang memiliki potensi besar, khususnya di sektor pertanian, serta masyarakat yang majemuk.
Dalam dialog tersebut, para tokoh menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain terkait pengembangan pertanian, pengairan dan tata kelola lahan, infrastruktur, pengelolaan hasil pertanian, Koperasi Merah Putih, hingga peluang putra-putri Keerom dalam rekrutmen TNI.
Danrem menyatakan berbagai aspirasi tersebut akan dikoordinasikan dan diupayakan sesuai kewenangan serta kondisi di lapangan. Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran hutan, menjaga lingkungan, serta melindungi generasi muda dari narkotika dan minuman keras.
Ketua Dewan Adat Keerom Jack Yakop Mekawa menegaskan komitmen tokoh adat untuk bersinergi dengan aparat dalam menjaga keamanan dan melakukan deteksi dini terhadap potensi persoalan di wilayah Keerom.
Sementara Ketua KNPI Kabupaten Keerom Cristian May mendukung pengembangan sektor pertanian dan pembentukan kelompok tani sebagai langkah mendorong Keerom menjadi salah satu lumbung pangan di Papua.
Kegiatan yang diisi dialog dan ramah tamah tersebut berlangsung aman dan lancar. Tatap muka ini diharapkan semakin memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Keerom tetap aman dan kondusif.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.