Batam – Kafilah Kota Batam menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan berakhirnya rangkaian Training Centre (TC) yang menjadi bagian dari pembinaan kemampuan, mental, dan kekompakan para peserta.
Pemerintah Kota Batam optimistis para peserta mampu meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mengatakan TC bukan sekadar latihan rutin, tetapi merupakan proses pembinaan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas kemampuan sekaligus membentuk karakter dan mental para peserta.
Selama mengikuti TC, para kafilah dibekali peningkatan kemampuan bacaan, hafalan, pemahaman, serta penguasaan berbagai cabang musabaqah agar siap tampil maksimal saat kompetisi berlangsung.
“Saya memahami proses ini tidak mudah. Dibutuhkan tenaga, pikiran, waktu, serta komitmen yang kuat. Namun, saya percaya hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. Kedisiplinan dan kerja keras yang telah anak-anakku tunjukkan selama mengikuti TC menjadi modal utama untuk meraih prestasi,” ujar Firmansyah saat menutup TC Kafilah Kota Batam di Hotel Golden View, Bengkong, Selasa (30/6/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan pelaksanaan TC, mulai dari pelatih, pembimbing, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia, hingga seluruh peserta.
“Pak Wali Kota menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para pelatih, pembimbing, pengurus LPTQ, panitia, serta seluruh peserta atas dedikasi dan kerja keras selama proses pembinaan ini,” katanya.
Firmansyah menegaskan, sebagai kota yang mengusung visi modern, madani, dan sejahtera, para kafilah Batam memikul tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah. Menurutnya, keikutsertaan dalam MTQH bukan semata mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam.
“Keberangkatan kalian bukan semata-mata untuk meraih gelar juara, tetapi membawa misi mulia, yakni membumikan Al-Qur’an di Tanah Bunda Melayu sekaligus menjaga marwah Kota Batam,” tegasnya.
Menjelang pelaksanaan MTQH, ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga niat dengan menjadikan kompetisi sebagai bagian dari ibadah dan syiar Islam. Selain itu, para peserta diminta menjaga kondisi fisik dengan beristirahat yang cukup, memperhatikan pola makan, serta mempertahankan kekompakan dan semangat saling mendukung di antara sesama anggota kafilah.
Menutup sambutannya, Firmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh kafilah selama mengikuti MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
“Alhamdulillahirabbil’alamin, Training Centre Kafilah MTQH Kota Batam menuju MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Riau secara resmi saya tutup. Selamat berjuang, harumkan nama Kota Batam, dan tampillah dengan penuh percaya diri, ketulusan, serta keikhlasan,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.