Tolitoli – Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli menggelar kegiatan Sosialisasi Advokasi Akreditasi Perpustakaan dengan mengusung tema “Meningkatkan Perpustakaan Berbasis Standar Nasional Perpustakaan”, Selasa (30/6/2026), bertempat di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Jalan Magamu, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut dihadiri sekitar 90 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI, Lapas Kelas IIB Tolitoli, para lurah se-Kecamatan Baolan, serta pengelola perpustakaan sekolah dan desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tolitoli Mukti, S.T., Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli Lely Husna Bantilan, S.Sos., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tolitoli Halimah Setyoningrum, SE., MM., Lettu Laut (KH) Yosua Setiawan Dwi Nugroho dari Lanal Tolitoli, Peltu Hasan Fascal dari Kodim 1305/BT, perwakilan Lapas Kelas IIB Tolitoli, Haikal, serta para tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Patriot Baolan, dan Mars Perpustakaan, dilanjutkan laporan ketua panitia, sambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, serta sambutan Bupati Tolitoli yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Lely Husna Bantilan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan melalui pemenuhan standar akreditasi.
Menurutnya, akreditasi tidak hanya menjadi proses penilaian, tetapi juga sebagai sarana evaluasi sekaligus motivasi agar perpustakaan semakin profesional, tertib administrasi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan secara serius, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan kesempatan tersebut guna menambah wawasan yang nantinya dapat diterapkan di perpustakaan masing-masing.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Tolitoli yang dibacakan oleh Mukti, S.T., ditegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat belajar, pusat informasi, sekaligus wahana peningkatan literasi dan pemberdayaan masyarakat.
Disampaikan pula bahwa keberadaan perpustakaan yang dikelola sesuai Standar Nasional Perpustakaan merupakan kebutuhan yang harus terus didorong dan ditingkatkan. Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan yang menjadi landasan hukum dalam penyelenggaraan dan pengembangan perpustakaan, baik di lingkungan sekolah maupun desa.
Melalui proses akreditasi, kualitas layanan, pengelolaan, koleksi, sarana dan prasarana, serta kompetensi sumber daya manusia di setiap perpustakaan dapat diukur secara objektif.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli juga memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli atas inisiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan perpustakaan di daerah.
Selain itu, pemerintah daerah berharap kegiatan sosialisasi mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pengelola perpustakaan mengenai pentingnya akreditasi sekaligus mendorong peningkatan mutu layanan di masing-masing perpustakaan sekolah maupun desa.
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan sebagai pedoman dalam pengembangan perpustakaan sekolah dan desa. Melalui kegiatan ini, para pengelola perpustakaan diharapkan memperoleh pemahaman dan pendampingan mengenai proses akreditasi sehingga mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan sesuai standar nasional yang berlaku.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.