ANAMBAS – Polres Kepulauan Anambas menghadiri audiensi antara PT PLN (Persero) ULP Anambas dan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (DPD HMNI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (5/11/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan pelayanan kelistrikan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat, khususnya aktivitas ekonomi nelayan.

Audiensi yang berlangsung di Kantor PLN ULP Anambas sekitar pukul 09.30 WIB itu dihadiri Kanit IV Satintelkam Polres Kepulauan Anambas Ipda Rio Agusta, S.H., Manager PLN ULP Anambas M. Fachry Refi, Kapos BINDA Deden, Plt. Ketua HMNI Dedi Syahputra, S.IP, Sekretaris HMNI Desvian, serta sekitar 10 perwakilan nelayan.

Dalam pertemuan tersebut, para nelayan menyampaikan sejumlah keluhan, mulai dari keandalan pasokan listrik, frekuensi dan durasi pemadaman, kecepatan penanganan gangguan, hingga keterbukaan informasi mengenai penyebab pemadaman. Mereka juga meminta peningkatan infrastruktur serta ketersediaan suku cadang untuk mempercepat perbaikan ketika terjadi gangguan jaringan.

Bagi masyarakat nelayan, listrik memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan usaha perikanan, termasuk produksi es balok, penyimpanan ikan melalui fasilitas cold storage, pengolahan hingga distribusi hasil tangkapan. Pemadaman dalam waktu lama dikhawatirkan dapat menurunkan kualitas ikan dan mengganggu keberlangsungan usaha masyarakat pesisir.

Nelayan juga mengusulkan agar PLN memberikan pemberitahuan lebih awal apabila terdapat pemeliharaan jaringan yang berpotensi menyebabkan pemadaman. Selain itu, muncul usulan pembentukan kawasan khusus pelaku usaha perikanan agar pengembangan jaringan listrik dapat disesuaikan dengan kebutuhan sektor tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Manager PLN ULP Anambas M. Fachry Refi menyatakan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pelayanan. PLN juga membahas peningkatan koordinasi dengan pemerintah desa, terutama terkait pemeliharaan jaringan dan penyampaian informasi sebelum pekerjaan dilakukan.

Kehadiran Polres Kepulauan Anambas dalam audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga komunikasi antara masyarakat dan penyedia layanan publik. Personel Satintelkam turut mengikuti jalannya dialog untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan kondusif.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat komunikasi antara nelayan, PLN, dan para pemangku kepentingan. Ia juga berharap setiap masukan masyarakat mendapat perhatian serta tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Menurutnya, dialog terbuka dan koordinasi yang baik menjadi langkah penting dalam menyelesaikan persoalan pelayanan publik. Polres Kepulauan Anambas menyatakan akan terus membangun kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peningkatan pelayanan kelistrikan di Kepulauan Anambas, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi nelayan yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan penanganan gangguan secara cepat.