MIMIKA – Kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Mimika diperkuat melalui Apel Kesiapsiagaan Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jumat (28/8/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda turut menghadiri kegiatan yang melibatkan sekitar 150 personel dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, pemadam kebakaran, PMI, ORARI hingga instansi terkait lainnya.
Apel tersebut menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel maupun peralatan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.
Dandim 1710/Mimika menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, kesiapan harus dibangun tidak hanya ketika kebakaran terjadi, tetapi sejak tahap pencegahan dan deteksi dini.
“Karhutla merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Dengan sinergitas yang kuat, kita dapat melakukan pencegahan secara maksimal dan bergerak cepat apabila terjadi kebakaran,” tegasnya.
Dalam amanatnya, Bupati Mimika juga meminta seluruh unsur meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Pencegahan, deteksi dini, respons cepat dan koordinasi efektif dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak Karhutla.
Setelah apel, Bupati Mimika bersama unsur terkait melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana penanggulangan bencana guna memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi siap digunakan.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1710/Mimika bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder memperkuat komitmen untuk mencegah serta menangani Karhutla secara cepat dan terpadu, sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Mimika.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.