Jakarta – Joint Secretariat Meeting (JSM) ke-11 High Level Committee Thailand–Indonesia (HLC THAINESIA) resmi dibuka oleh Kepala Pusat Kerja Sama Internasional (Kapuskersin) TNI, Laksma TNI Donny Suharto, bersama Lt. Gen. Chumpot Nurakatte, Director of Department of Border Affair Royal Thai Armed Forces (RTARF).
Pertemuan strategis ini berlangsung di Grand Mercure Hotel, Kemayoran, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Memperkuat Diplomasi dan Kolaborasi Pertahanan
Kegiatan JSM diawali dengan Courtesy Call (CC). Dalam sambutan pembukanya, Laksma TNI Donny Suharto menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi RTARF.
“TNI merasa terhormat dapat melaksanakan pertemuan ini dan bertatap muka langsung dengan pimpinan RTARF,” ucap Kapuskersin TNI.
Beliau juga menekankan bahwa hubungan TNI dan RTARF selama ini berjalan solid, harmonis, dan produktif, tercermin melalui berbagai kegiatan kolaboratif seperti:
-
latihan bersama,
-
pertukaran personel,
-
dialog strategis,
-
dan inisiatif kerja sama lainnya.
Sinergi ini disebut sebagai bukti meningkatnya rasa saling percaya dan semangat kebersamaan antara kedua angkatan bersenjata.
Komitmen TNI pada Perdamaian dan Stabilitas Kawasan
Dalam kesempatan tersebut, Laksma TNI Donny Suharto menegaskan bahwa TNI konsisten mendukung upaya perdamaian, sejalan dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.
TNI siap memperkuat kerja sama pertahanan, menyelesaikan isu-isu perbatasan secara damai, serta mendukung misi perdamaian internasional.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi ASEAN untuk mewujudkan kawasan yang damai, aman, netral, bebas dari ketegangan, dan stabil (ZOPFAN).
Bangun Agenda Kerja Sama 2026
Pertemuan JSM ke-11 ini menutup rangkaian acaranya dengan harapan agar hubungan pertahanan Indonesia–Thailand terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi stabilitas kawasan.
JSM juga menjadi wadah penting untuk merencanakan agenda dan program kerja sama TNI–RTARF tahun 2026, sehingga hubungan kedua negara semakin terarah, efektif, dan berkelanjutan.

