Duri – Gubernur Riau Syamsuar ke Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, menyempatkan diri untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Al-Hidayah dan memberikan ceramah kepada warga setempat. Ia menyampaikan, kehadiran dia ke masjid Al-Hidayah dilakukan secara spontan, tanpa memberitahu pihak pengurus masjid.
Ia memberitahu kepada jemaah yang hadir, mewaspadai terhadap perilaku seks bebas dan penggunaan narkoba. Problematika lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang saat ini merambat dan berkembang di lingkungan generasi muda. Hal-hal itulah yang berujung naiknya angka HIV/AIDS di Riau.
“Ini juga perlu diberikan perhatian yang serius untuk mengatasinya. Makanya kita harus mewaspadainya untuk generasi ke depan,” ujar Gubernur, Sabtu (07/01/2023).
Ia mengungkapkan, bahwa Kota Duri sangat berkaitan erat dengan Wilayah Kerja (WK) Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ia mengaku telah berjuang ke Pertamina, untuk memperhatikan tenaga kerja lokal.
“Kita juga saat ini telah menggerakkan Pertamina agar memperhatikan tenaga kerja lokal. Dan minta Pertamina, agar yang bekerja di sana tolonglah banyakkan anak-anak Riau. Alhamdulillah sekarang sudah terbukti,” ungkapnya.
Lanjut Syamsuar, “dengan cara seperti itu, merupakan salah satu langkah dari Pemerintah Provinsi Riau dalam menyampaikan aspirasi masyarakat Riau. Kita tidak jadi penonton di negeri kita sendiri. Suatu daerah ditentukan dari kualitas pendidikan dan sumber daya manusianya. Jika keduanya berkualitas maka daerah bisa bangkit dan maju,” pungkasnya.
Pengurus Masjid Al Hidayah, Edi Warman merasa terharu karena masjid di daerahnya didatangi oleh orang nomor satu di Provinsi Riau.
Ia tidak menyangka sekali Bapak Gubernur datang kesini. “Saya merasa terharu bisa bertemu langsung dengan bapak. Terima Kasih pak Gubernur Riau,” tutupnya. (Simon Parlaungan)

